Tempat Berinvestasi: Sektor Makanan dan Minuman di Indonesia

Gambaran Umum Industri Makanan dan Minuman di Indonesia

Indonesia, dengan pertumbuhan ekonomi tercepat ketiga dalam Kelompok Dua Puluh (G20), memiliki pasar makanan dan minuman yang substansial dan menarik, serta permintaan makanan dan minuman yang sangat dinamis.Selama periode Januari hingga September 2017 saja, nilai investasi di sektor makanan dan minuman telah mencapai Rp 19,7 triliun (USD 1,4 miliar) untuk investasi asing dan Rp 27,9 triliun (USD 2 miliar) untuk investasi domestik. HighlightsMeskipun ada pandemi COVID-19, sektor F&B berhasil mencatatkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun sebesar 3,94% pada kuartal I-2020. Dan, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) memproyeksikan sektor ini akan tumbuh hingga 7% pada 2021.Investasi asing sebesar USD 298 juta digelontorkan ke sektor F&B pada kuartal I 2020.Pada 2018, pendapatan di pasar makanan dan minuman sebesar Rp 3,6 triliun (USD 253 juta). Pada kuartal I-2020, sektor ini berkontribusi sebesar 36,4% terhadap PDB Indonesia.Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memprediksi, pada 2018, sektor makanan dan minuman akan tumbuh sebesar 6,7% – total Rp 63,25 triliun (USD 4,6 miliar).Pada 2018, Indonesia memiliki 265 juta konsumen dan nilai industri pengolahan makanan dan minuman diperkirakan mencapai Rp 1.238 triliun (USD 92,3 miliar), dengan bahan baku berkontribusi sebesar Rp 791,8 triliun (USD 59 miliar). Jumlahnya telah meningkat sejak itu, berkat meningkatnya populasi negara itu. Menurut data PBB, populasi Indonesia lebih dari 270 juta orang pada pertengahan 2020.Pendapatan diperkirakan akan menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR 2018-2022) sebesar 13,8%, menghasilkan volume pasar sebesar Rp 5,95 triliun (USD 423 juta) pada tahun 2022.Ekspor makanan dan minuman global di Indonesia telah melampaui (Rp 112,4 triliun) USD 8 miliar.Produk di Indonesia yang sangat diminati adalah makanan kemasan, buah-buahan, sayuran, makanan laut, makanan kesehatan, minyak goreng, makanan gourmet, teh, dan kopi.Pada 2017, dengan lebih banyak orang lebih memilih makanan kemasan kenyamanan, pertumbuhan penjualan naik 9,4%.Makanan halal sangat penting, dan peraturan halal menjadi lebih konkret, karena 90% penduduk Indonesia adalah Muslim.Konsumen

Muslim yang taat membeli makanan halal, yang memiliki persyaratan ketat untuk memproses, mengemas, dan memberi label.

Di bawah Hukum Halal Indonesia, adalah wajib bagi semua produk (diperdagangkan, didistribusikan, dan diimpor) di dalam tanah Indonesia untuk disertifikasi halal. Persyaratan ini mulai berlaku lima tahun setelah diberlakukannya UNDANG-Undang Halal, yang akan berlaku pada 17 Oktober 2019. Produk halal yang gagal memenuhi tenggat waktu akan dianggap sebagai non-halal.

Sektor makanan dan minuman adalah tempat perusahaan di Indonesia menghasilkan produk bernilai tambah. Pertumbuhan sektor ini di Indonesia didukung oleh kebutuhan dasar masyarakat untuk makanan dan minuman, populasi besar (265 juta orang pada tahun 2018), meningkatnya pendapatan dan peningkatan pengeluaran untuk makanan oleh kelas menengah yang melonjak. Akibatnya, ini dianggap sebagai pilihan investasi yang relatif aman bagi sebagian besar investor untuk menjelajah ke pasar yang berpotensi besar ini.

Baca juga Sertifikasi Halal dalam Pengeluaran Rumah Tangga IndonesiaFood and Beverages

Peningkatan konsumsi makanan dan minuman dan pengeluaran yang lebih tinggi berjalan beriringan, disebabkan oleh urbanisasi gaya hidup dan berbagai diet. Pertumbuhan sektor ini juga didukung oleh pengembangan infrastruktur ritel, khususnya mal dan hypermarket. Pasar makanan olahan Indonesia didominasi oleh beberapa perusahaan lokal besar, serta merek internasional seperti Nestle, Kraft, dan Unilever. Perusahaan multinasional memasarkan produk mereka yang menarik bagi kelas menengah Indonesia dengan kesadaran kesehatan yang meningkat untuk memperkuat posisi pasar mereka di Indonesia.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 6.000 perusahaan makanan dan minuman besar dan menengah dengan 765.000 karyawan; dan 1,61 juta produsen mikro dan kecil dengan 3,75 juta karyawan. Pada 2016, pertumbuhan 6,9% diamati di perusahaan besar dan menengah dan pertumbuhan 11,5% pada produsen skala kecil.

Baca juga Pendaftaran Makanan dan Minuman di Indonesia Produkpopular

Pada 2016, total penjualan minuman ringan ditutup 25,8 miliar liter, terhitung Rp 123,59 triliun (USD 8,8 miliar). Pertumbuhan industri minuman ringan di Indonesia sekitar 8-9 persen per tahun, dengan kopi siap minum dan air kemasan di tempat teratas.

Di sektor makanan, ada permintaan yang kuat untuk produk seperti makanan kemasan, buah-buahan, sayuran, makanan laut, makanan gourmet, dan makanan kaleng. Pasar untuk makanan kaleng dan kemasan telah tumbuh secara signifikan dengan sebagian besar konsumen lebih memilih kenyamanan makanan dan minuman kemasan dan siap saji. Pertumbuhan ini diperkirakan akan berlanjut pada 2018 dan seterusnya.

Kita juga dapat melihat permintaan untuk produk baru tertentu seperti makanan ringan yang dikemas secara individual dalam wadah fleksibel, kopi atau teh single serve, sereal sarapan, dll. Gaya hidup perkotaan yang selalu berubah akan terus membentuk makanan dan minuman di Indonesia.Sumber Daya yang dibutuhkan

Saat ini, Indonesia membutuhkan beragam bahan baku untuk industri pengolahan makanannya. Dengan demikian, permintaan ini membuka peluang signifikan bagi pemasok bahan dari seluruh dunia, terutama negara-negara tetangga. Industri pengolahan makanan terus tumbuh dan akan terus mencengkeram potensi besar bagi investor asing.

Untuk setahun penuh pada tahun 2018, Kementerian Perindustrian Indonesia menetapkan Rp 53,18 triliun (sekitar USD 3,9 miliar) tujuan investasi untuk sektor makanan nasional dan investasi Rp 10,07 triliun (sekitar RP 735 juta) untuk industri minuman. Oleh karena itu, total investasi langsung di industri makanan dan minuman di Indonesia memiliki outlook yang sangat positif sebesar Rp 63,25 triliun (USD 4,6 miliar). Hubungi

Isi formulir di bawah ini dan kami akan memberi Anda kutipan dan gambaran umum tentang sektor makanan dan minuman di Indonesia.

Anda juga dapat berdiskusi lebih lanjut dengan konsultan kami untuk mengetahui peluang bisnis apa yang dapat Anda lakukan di industri makanan dan minuman di Indonesia.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *